Home » Berita » Bisnis » Saham Tambang Emas Melonjak, ANTM dan EMAS Pimpin Penguatan Usai Harga Emas Dunia Naik

Saham Tambang Emas Melonjak, ANTM dan EMAS Pimpin Penguatan Usai Harga Emas Dunia Naik

Oleh

Gambuta Mining Niaga

Saham emiten tambang emas mencatatkan penguatan signifikan pada perdagangan Senin (23/2/2026), seiring kenaikan harga emas global yang mendorong minat investor ke sektor komoditas logam mulia.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga pukul 10.25 WIB, saham PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) memimpin kenaikan setelah menguat 5,06 persen ke level Rp8.300 per saham. Disusul oleh PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) yang melonjak 4,50 persen menjadi Rp4.410 per saham.

Penguatan juga terjadi pada saham PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) yang naik 3,04 persen ke Rp1.865 per saham. Sementara itu, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) meningkat 2,79 persen menjadi Rp3.690 per saham dan PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) menguat 2,65 persen ke Rp580 per saham.

Dari sisi volume transaksi, aktivitas perdagangan terpantau tinggi. Saham EMAS diperdagangkan sebanyak 15 juta lembar, ANTM mencapai 73 juta lembar, dan ARCI sebanyak 63 juta lembar saham.

Kenaikan saham tambang emas ini sejalan dengan lonjakan harga emas dunia. Mengutip data Trading Economics, harga emas global naik sekitar 1 persen ke atas USD5.160 pada perdagangan Senin pagi, sekaligus menjadi level tertinggi dalam lebih dari tiga pekan terakhir.

Penguatan harga emas dipicu meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap kebijakan tarif baru Amerika Serikat. Presiden Donald Trump pada Sabtu lalu mengumumkan rencana kenaikan tarif global dari 10 persen menjadi 15 persen setelah Mahkamah Agung Amerika Serikat menolak kebijakan tarif resiprokal yang diajukan.

Kondisi tersebut mendorong aliran dana investor ke aset safe haven seperti emas, yang berdampak positif terhadap kinerja saham-saham tambang logam mulia di pasar domestik.

Share:

Tinggalkan komentar