Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, merayakan 34 tahun pernikahannya bersama Rusli Habibie dengan kegiatan yang dikemas sederhana namun memiliki pesan kuat tentang ketahanan pangan dan pemberdayaan petani. Acara tersebut digelar di Rumah Jabatan Wakil Gubernur pada Senin (24/11/2025), dihadiri ibu-ibu majelis taklim serta sejumlah pengurus organisasi perempuan.
Dalam perayaan itu, Idah membagikan souvenir pangan lokal kepada para tamu. Berbagai hasil bumi seperti rica, tomat, pisang, kacang panjang, terong, jeruk, dan sayur-sayuran disediakan, lengkap dengan kantong plastik agar tamu dapat memilih sendiri kebutuhan dapurnya. Konsep ini dinilai unik dan langsung menyentuh kebutuhan harian ibu rumah tangga.
Idah menjelaskan bahwa ide souvenir pangan tersebut terinspirasi dari sahabat-sahabatnya di Jawa yang mengenalkan konsep ramah lingkungan dan bermanfaat bagi masyarakat. Ia menegaskan bahwa seluruh bahan pangan yang dibagikan dibeli langsung dari petani, khususnya di wilayah Puncak, Pulubala.
“Ide ini saya coba karena ingin memberi sesuatu yang tidak biasa. Selain membantu petani, ini juga bagian dari ketahanan pangan keluarga dan upaya mencegah inflasi,” ujar Idah.
Antusiasme para tamu disebut sangat tinggi. Banyak ibu-ibu merasa terbantu karena bisa membawa pulang kebutuhan dapur tanpa harus berbelanja ke pasar.
“Artinya, saat mereka datang, pulang sudah tidak perlu lagi ke pasar,” kata Idah.
Wagub berharap konsep souvenir berbasis pangan lokal ini dapat diadopsi oleh organisasi perempuan, komunitas, dan OPD di Gorontalo sebagai bentuk dukungan terhadap petani sekaligus langkah nyata menghadirkan kegiatan yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.








